kisah awan
suluh diri kenal dia dekat
suluk dia jadi ada tidak begitu jauh dari kisah
awan bercerita tentang asal usul hujan sambil membiarkan dirinya hilang
disiang udara yang matang awan turun jadi latar belakang pagelaran katak
yang senang menandai hari dengan teriakan kakawin
sambil memanggil ular yang malas berkejaran dengan nasib
katak kawin sambil bermain
nasib telurnya tergantung ikan yang tidak sedang dilanda kekeringan di kolam
airnya melimpah tenang menggoyang teratai yang mabuk doa
sejuta kehidupan berlindung dibawahnya
katak besar makanan ular
katak kecil santapan ikan
katak kawin lagi setelah awan kembali berkisah
betina semedi diatas teratai
altar doa persetubuhan
terus diulang seperti kebaikan
ikan dan ular melihat di kejauhan
sambil meramal waktu
berkenalan dengan ajal
siapa yang pergi lebih dulu
ular melirik ikan
tenang berteman diam
nyanyian katak dihentikan kemarau
kemana awan pergi berbulan-bulan
ikan-ikan, katak, dan teratai terjaga
satu-satu menjemput awan
ular berkelindan membuka kitab kakawin
meninggalkan kulit jadi jejak usia
ikan menjemput awan ke hulu
sambil mencari kedalaman udara
batu-batu bersahutan
memanggil nama-nama yang berkunjung:
katak
ikan
ular
teratai
beristirahatlah
awan kembali berkisah tentang musim yang kembali
mengganti penghuni sepanjang cerita